Minggu, 02 Mei 2010

Hanya Aku


Di saat 1 hari dalam seminggu adalah satu-satunya hari untukku bisa mengehela nafas,hari untukku bisa memikirkan sesuatu di luar kegiatan akademisku yang memadatkan otak,hari untukku untuk bisa menenangkan diriku yang aku tau sangat rapuh,hari untukku untuk bisa menepis kegundahan ,dan terjun kedalam kesuka citaan dalam duniaku yang penuh dengan kesepian.

Di saat itulah masalah selalu dimulai.Dan aku mulai berfikir,dimana aku?dimana hariku?dimana waktuku?dimana masa-masa indahku dulu?.Walaupun aku tau memang keadaannya sudah berbeda sekarang.Tapi setidaknya aku tetap bersemangat dalam menjalani hariku.

Hm,inilah hidupku,inilah ceritaku,dan inilah masalahku.

Itulah mengapa di setiap status yang ku buat di Facebook selalu bernadakan kesepian dan kesedihan yang berlarut-larut.Walaupun mungkin dalam kehidupan nyata,aku tak pernah sedikitpun memperlihatkan itu kepada masyarakat luar.Apa daya,unek-unekku tercurahkan lewat tulisan,dan sering kali lewat air mata.Bukan berarti aku tidak tegar,aku sudah setegar batu karang untuk menahan semua ini.Tapi terkadang di saat batu itu mulai terkikis perlahan,hati kecilku pun meringis keperihan.Semua itu tak berjalan lama,dalam artian aku tidak mau membuat itu selalu melekat pada diriku.Aku tau dalam keseharianku aku selalu bertatap muka dengan orang banyak,aku tau aku tak bisa membawanya dalam kehidupanku di luar,dan aku tau aku seseorang yang di anggap periang di masyarakat luar.

Entah sudah berapa banyak aku memakai ”topeng senyum” di luar.Tapi jangan menganggap aku sebagai ’penipu’.BUKAN.Aku bukan penipu atau pun orang yang munafik.Aku hanya orang yang tak ingin mengumbar kesedihan di depan teman-temanku.Aku tak ingin membuat teman-temanku menjadi susah karenaku.Dan memang aku orang yang tak pernah ingin membicarakan masalahku dengan orang lain.Mungkin bagi kalian itu sebuah kesalahan.Tapi bagiku itu yang paling nyaman,karena setiap orang mempunyai cara masing-masing dalam masalahnya.

Ini hanya segelintir unek-unek yang ada,dan aku tau banyak orang lain yang mengalami masalah lebih berat dariku.

Walaupun demikian aku tetap wanita perkasa,aku tetap seseorang yang tak pernah patah semangat,dan aku seseorang yang selalu menjaga kepercayaan orang-orang di sekitarku,aku seseorang yang mensyukuri nikmat yang telah di berikanNya,dan aku seseorang yang selalu mencintai hari-hariku walaupun penuh dengan guncangan dan badai.

Kalian pasti berfikir,”ah apa sih masalah yang sebegitu beratnya yang bisa melanda anak SMA sepertiku?”.Yang pasti ini bukan masalah dari anak muda yang kebanyakan tentang CINTA,karena aku tak pernah mempermasalahkan CINTA .Kalian tak pernah tau kehidupanku,dan kalian hanya bisa menilai dari status kehidupanku saja.Tapi,sudahlah ini hanya ceritaku tanpa kalian.

Tidak ada komentar: