Senin, 01 Februari 2010

Untukmu dari aku

Seperti apa yang sudah ku ucapkan,"Banyak rasa yang di akibatkan oleh pertautan 2 hati anak manusia,rasa yang menjadi-jadi,yang akhirnya entah berjalan mulus atau hancur total.Jalani hidupmu sebelum kau menemukan cinta itu,jalani seperti biasa...Munculkan kembali ambisi yang kau tanamkan sebelum dia ada,ambisi yang kuat dan tak ada yang bisa menggoyahkan..untuk sahabatku di sana,dengarkan ini,coba pahami..perlahan kau bisa melupakannya,walau itu berat"

kata-kata yang jarang bisa ku ucap dari mulutku langsung kecuali sedang dalam masalah atau pun perasaan yang bergejolak tak tertahan.Tapi ini bukan untukku,bukan tertuju pada hatiku,dan bukan cinta milikku.
Ini perjuangan temanku yang mau tak mau aku harus memberinya solusi yang ku bisa,walaupun mungkin hanya perkataan biasa,bagiku yang aku ucapkan inilah yang terbaik yang aku punya untuknya.Rasa ku pun ikut terhanyut dalam ceritanya yang begitu mendalam,walau tidak mengakibatkan pertumpahan darah
BUKAN !
Ini masalah hati yang retak,yang rapuh,dan kekecewaan yang mengalir dengan derasnya.
Sadar tidak sadar,banyak anak manusia yang menjadi korban rasa itu,rasa yang membuat mereka lama untuk melupakan.
Entahlah,aku juga tidak mau mencoba rasa itu,untuk temanku yang ku kasihi,sabarlah teman,semua ada jalan keluar ..Allah bisa memberikan semua jwaban yang engaku pertanyakan selama ini,jangan berbuat gegabah bahkan sampai menyakiti orang lain.
Halus dan musyawarah ,cara yang di ajarkan dalam agama kita.
Jangan buat aku atau orang-orang sekitarmu kecewa hanya karena masalah ini.Aku percaya itu..