Kau bacakah senja yang mengurai warnanya
Pada mendung jingga angkasa
Seperti gambar jelita seorang perempuan
Memandangi matahari di bibir malam
Kau dengarkah senandung angsa menari-nari di tubuh sungai
Dan seorang perempuan mengurai rambutnya
Dengan tubuh pualam seperti boneka
Kau lihatkah desir angin senja
Pada tari dedaunan dan ilalang
Yang memanjang bagai gelombang
Mengingatkan pada cara langkahmu...
Berjalan...
Kau simakkah lirih sunyi yang bernyanyi
Dalem lembut hembus angin...
Selembut sunyi yang kurasai tak lagi
Kau tawari...Kecupan pipi...